BANJARNEGARA — Suasana upacara bendera gabungan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) pada Senin (8/8/2026) pagi terasa berbeda. Para santri dan dewan guru mendapatkan kejutan istimewa di awal pelaksanaan kegiatan rutin tersebut.
Upacara dimulai seperti biasa, di mana para komandan kompi menyiapkan 12 barisan yang terdiri dari siswa dan siswi kelas 7 hingga kelas 12. Namun, kejutan terjadi saat protokol membacakan susunan petugas. Bertindak sebagai pembina upacara pada pagi itu adalah perwakilan dari Kepolisian Resor (Polres) Banjarnegara, Bapak T.S. Margo, yang hadir secara khusus untuk menyapa para warga madrasah.
Dalam amanatnya, Bapak T.S. Margo menyampaikan beberapa pesan penting. Beliau memberikan imbauan tegas mengenai pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh santri untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang dengan semangat, serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan.
Antusiasme siswa semakin terlihat di penghujung acara. Sebelum barisan dibubarkan, pihak kepolisian membagikan hadiah kejutan (doorprize) kepada tiga orang santri pemberani yang berhasil menjawab pertanyaan dari Bapak T.S. Margo. Ketiga santri tersebut terdiri dari satu santri putra dan dua santri putri yang dengan percaya diri maju ke depan lapangan.
Rangkaian kegiatan pagi yang berkesan ini ditutup dengan sesi pembuatan video bersama antara pihak madrasah dan Polres Banjarnegara. Video tersebut berisi ucapan dari Bapak T.S. Margo yang kemudian disambut dengan seruan jawaban yang kompak dan penuh semangat dari seluruh santri.
.png)