Siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Tanbihul Ghofiliin menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW pada tanggal 5 September 2026 M bertepatan dengan 23 Rabiul Awal 1449 H. Bertempat di Gedung Auditorium Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin, acara ini sengaja dilaksanakan di luar bulan kelahiran Nabi karena kegiatan belajar mengajar masih berjalan konsisten, serta untuk memberi jeda waktu dengan peringatan serupa yang diselenggarakan oleh pihak pondok pesantren.
Perayaan ini menjadi momen yang sangat khidmat dalam mengenang dan meneladani Nabi Muhammad SAW. Acara diisi dengan pembacaan salawat bersama, mauidzah hasanah seputar riwayat Nabi Muhammad SAW yang disampaikan langsung oleh KH. Faisol Hasanudin, sesi tanya jawab interaktif mengenai Rasulullah SAW, serta dilanjutkan dengan mahalul qiyam guna mempererat ukhuwah dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian acara dimulai pada pukul 07.45 WIB. Kegiatan diawali dengan lantunan salawat oleh Grup Arju Syafa’ah Tangho sembari menunggu kehadiran seluruh siswa-siswi. Setelah seluruh siswa hadir dengan khidmat, mereka duduk di majelis salawat untuk mengikuti rangkaian acara.
Acara dibuka oleh pembawa acara (MC), kemudian dilanjutkan dengan pembacaan salawat bersama (Al-Barzanji) yang dipimpin oleh Grup Arju Syafa’ah. Setelah beberapa bait salawat dilantunkan, tibalah pada acara inti, yaitu mauidzah hasanah oleh KH. Faisol Hasanudin.
Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan banyak pelajaran serta teladan mulia yang patut dicontoh oleh umat Islam, khususnya siswa-siswi MA Tangho. Beliau berkisah tentang riwayat kehidupan Rasulullah SAW serta penjelasan mengenai tata cara beribadah dan salat yang benar sejak zaman Rasulullah.
Selesai mauidzah hasanah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama KH. Faisol Hasanudin. Setelah itu, panitia OSIM mengadakan pembagian doorprize bagi siswa-siswi yang berani menjawab pertanyaan. Di tengah sesi pembagian doorprize, salah seorang guru, yakni KH. Mabrur, S.E., turut memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp100.000,00 kepada siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan dari beliau.
Setelah seluruh doorprize habis, acara dilanjutkan dengan mahalul qiyam. Para siswa-siswi mengikuti prosesi ini dengan penuh kekhidmatan dengan harapan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW.
Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Gus Faiz Aidi. Selepas doa dan penutup, salawat kembali dilantunkan oleh Grup Arju Syafa’ah, dan para siswa-siswi bergegas kembali ke asrama masing-masing untuk bersiap melanjutkan kegiatan pondok pesantren berikutnya.
.png)