![]() |
| Sholawat Bersama dalam Rangka pra-khaul K.H. Muhammad Hasan ke-19 |
Mantrianom,
28 Mei 2026 - Ribuan santri dan masyayikh turut dalam acara Tangho
Bersholawat, yang digelar sebagai rangkaian Pra-Haul (H-2) KH. Muhammad
Hasan ke-19. Acara yang berlangsung di halaman Masjid Tanbihul Ghofilin ini
berlangsung khidmat, ditambah dengan nuansa baju putih putih sehingga Nampak lebih
apik.
Acara
ini diawali dengan pembukaan oleh Pembawa Acara dengan membaca alfatihah bersama sama.
Setelah acara dibuka, Ags. Ulinnuha Chamzah menyampaikan
sambutan dan mauidhoh hasanahnya. Beliau mengajak seluruh santri untuk napak
tilas perjuangan KH. Muhammad Hasan semasa hidupnya.
Berikut
beberapa pesan penting dan nilai luhur yang beliau sampaikan
- Pondasi Utama Adalah Kerukunan Sebuah pondok pesantren bisa berdiri kokoh dan besar karena adanya rasa keakraban, keharmonisan, dan kerukunan di antara para pengasuhnya.
- Manajemen
Dakwah Tanpa Ego (Berbagi Tugas) Para ulama terdahulu memberikan contoh
nyata tentang pembagian tugas yang luar biasa dalam mengemban Amanah berdakwah
menyebarkan agama Islam. Seperti contoh, Di zaman Mbah Basyuni Sugeng
(Hidup) beliau fokus di pengajaran santri, sedangkan KH. Muhammad Hasan
mengambil peran khusus untuk medal (syiar ke luar daerah) demi
menghidupkan dan mengenalkan pesantren ke masyarakat luas. Kerjasama
inilah yang membuat dakwah beliau bisa dikatakan berhasil.
- Jiwa Besar
& Keikhlasan Tingkat Tinggi Bayangkan, demi syiar ke luar daerah,
beliau (Mbah Muhammad Hasan) rela berjalan kaki hingga puluhan kilometer. Perjuangan
fisik yang berat ini membuktikan betapa bersihnya hati para ulama zaman
dulu, jauh dari penyakit sosial seperti kecemburuan atau perebutan takhta
jabatan.
- Wasiat
yang Melintasi Zaman Selain perintah mutlak menjaga sholat
lima waktu, wasiat paling mendalam yang ditinggalkan adalah menjaga
kerukunan.
- Teladanilah
Gurumu. Guru Adalah orang yang memberikan ilmu
dengan penuh keteladanan. Beliau juga menegaskan bahwa hubungan batin
antara santri dan guru akan terus menyambung sampai kapan pun, tanpa batas
waktu.
![]() |
| Ags. Ulinnuha Chamzah menyampaikan sambutan |
"Kunci dari keberhasilan adalah kerukunan. Dan makna yang
tersirat dari kerukunan tersebut adalah hadirnya kerjasama yang baik serta
sikap saling melengkapi satu sama lain." — Ags. Ulinnuha Chamzah
Usai
penyampaian sambutan, acara disambung dengan pembacaan sholawat kepada Baginda
Nabi Muhammad SAW. Diiringi oleh ketukan rebana yang penuh semangat dari Grup
Hadroh Arju Syafaah Tanbihul Ghofiliin.
Semoga
lantunan sholawat malam ini menjadi wasilah agar hubungan batin kita sebagai
santri terus tersambung erat dengan para guru dan muassis sampai kapan pun,
tanpa batas waktu. Mugi berkah kagem kita sedoyo. Lahul Fatihah...
#HaulKHMuhammadHasan19
#TanghoBersholawat
#TanbihulGhofiliin
#SantriMantrianom
#BanjarnegaraBersholawat

.jpeg)


