![]() |
| Doc. Tangho's Journalist |
Judul : Hidayat al-Mustafid fi Ahkam
at-Tajwid (هداية المستفيد
في أحكام التجويد)
Penulis : Muhammad al-Mahmud
Bahasa : Arab
Bidang : Ilmu Tajwid, Ulumul Qur’an
Halaman : 52
A. Identitas Karya
Kitab Hidayat al-Mustafid fi Ahkam at-Tajwid merupakan salah
satu kitab yang membahas ilmu tajwid, yaitu ilmu yang mempelajari tata cara
membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan oleh
para ulama qira’at. Kitab ini ditulis oleh Muhammad al-Mahmud dalam bahasa Arab
dengan gaya penulisan yang ringkas dan sistematis sehingga mudah dipahami oleh
para pelajar.
Kitab ini termasuk dalam kitab pelajaran tajwid yang biasanya
digunakan di madrasah atau pesantren. Isi kitabnya memberikan penjelasan dasar
mengenai aturan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar, sehingga sangat cocok
dipelajari oleh pemula yang sedang mempelajari ilmu tajwid.
B. Latar Belakang dan Tujuan Penulisan
Kitab ini disusun untuk membantu para pembaca Al-Qur’an memahami
hukum-hukum tajwid secara lebih mudah dan terarah. Penulis menyadari bahwa
membaca Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan mengetahui huruf-hurufnya, tetapi
juga harus memahami cara pengucapan yang benar sesuai dengan makhraj dan sifat
huruf.
Tujuan utama penulisan kitab ini adalah memberikan pedoman kepada
umat Islam agar dapat membaca Al-Qur’an dengan baik, benar, dan sesuai dengan
aturan tajwid. Selain itu, kitab ini juga bertujuan menjaga keaslian dan
ketepatan bacaan Al-Qur’an sebagaimana yang diajarkan sejak generasi awal
Islam.
Kitab ini juga dimaksudkan sebagai sarana pendidikan bagi para
pelajar agar memiliki dasar yang kuat dalam membaca Al-Qur’an sebelum
mempelajari ilmu tajwid yang lebih mendalam.
C. Isi dan Pokok Pembahasan
Secara umum, kitab Hidayat al-Mustafid fi Ahkam at-Tajwid
membahas berbagai kaidah dasar dalam ilmu tajwid. Pembahasan dalam kitab ini
dimulai dengan pengenalan huruf-huruf hijaiyah serta cara pengucapan yang benar
sesuai dengan tempat keluarnya huruf (makhraj).
Kitab ini juga menjelaskan sifat-sifat huruf, seperti huruf yang
dibaca tebal dan tipis, serta berbagai aturan bacaan yang penting dalam ilmu
tajwid. Penulis menjelaskan hukum-hukum bacaan seperti mad (panjang bacaan),
idgham, ikhfa, iqlab, dan izhar yang sering dijumpai dalam bacaan Al-Qur’an.
Selain itu, kitab ini juga membahas hukum nun mati dan tanwin,
hukum mim mati, serta cara membaca huruf-huruf tertentu dalam kondisi tertentu.
Penjelasan disampaikan secara bertahap agar pelajar dapat memahami setiap
bagian dengan mudah.
Kitab ini juga memberikan penekanan bahwa ilmu tajwid tidak hanya
dipelajari secara teori, tetapi harus dipraktikkan secara langsung dalam
membaca Al-Qur’an dengan bimbingan seorang guru.
D. Analisis dan Penilaian
Kitab Hidayat al-Mustafid fi Ahkam at-Tajwid memiliki
kelebihan dalam penyajian materi yang sederhana dan mudah dipahami. Penulis
menyusun pembahasan secara sistematis sehingga cocok digunakan sebagai kitab
pengantar dalam mempelajari ilmu tajwid.
Bahasa yang digunakan cukup jelas dan tidak terlalu sulit bagi
pelajar tingkat dasar. Hal ini menjadikan kitab ini sering dijadikan bahan
pembelajaran dalam pendidikan Islam, terutama di lingkungan madrasah dan
pesantren.
Keunggulan kitab ini terletak pada kemampuannya memberikan dasar
yang kuat bagi pembaca dalam memahami hukum-hukum tajwid. Dengan mempelajari
kitab ini, pelajar dapat memahami aturan membaca Al-Qur’an secara lebih baik.
Namun demikian, karena kitab ini merupakan kitab dasar,
pembahasannya masih bersifat ringkas. Oleh karena itu, untuk memperdalam ilmu
tajwid, pembaca tetap memerlukan pembelajaran lanjutan dan bimbingan dari guru
yang berpengalaman.
E. Kesimpulan
Kitab Hidayat al-Mustafid fi Ahkam at-Tajwid merupakan salah
satu kitab penting dalam pembelajaran ilmu tajwid yang memberikan penjelasan
dasar tentang cara membaca Al-Qur’an dengan benar. Kitab ini membantu para
pelajar memahami berbagai hukum bacaan dalam Al-Qur’an secara sistematis dan
mudah dipelajari.
Melalui pembahasan tentang makhraj huruf, sifat huruf, serta
hukum-hukum bacaan, kitab ini memberikan dasar yang kuat bagi para pembaca
Al-Qur’an untuk meningkatkan kualitas bacaannya sesuai dengan kaidah tajwid
yang benar. Oleh karena itu, kitab ini memiliki peran penting dalam pendidikan
Islam, khususnya dalam pembelajaran ilmu tajwid.
.jpg)
