EFS DAY 4: Bukan Sekadar Materi, Ini Ilmu Real Life yang Wajib Kamu Paham

ans
0
Praktek pemulasaran jenazah



“Ilmu yang Gak Masuk FYP, Tapi Penting Buat Kehidupan Nyata!”


Di tengah era yang serba digital, banyak anak muda hafal tren viral, lagu TikTok, sampai update media sosial setiap hari. Tapi ada satu hal penting yang sering terlupakan, yaitu ilmu kehidupan yang benar-benar dibutuhkan di masyarakat. Salah satunya adalah ilmu pemulasaran jenazah, sebuah pembelajaran yang mungkin terdengar serius, namun sebenarnya sangat penting untuk dipahami sejak dini.


Melalui EFS Day 4, peserta diajak merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. Bukan cuma duduk mendengarkan teori, tetapi langsung melihat dan mempraktikkan tata cara pemulasaran jenazah mulai dari memandikan, mengafani, hingga proses penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam. Konsep pembelajaran dibuat interaktif, santai, dan penuh pengalaman baru sehingga peserta tetap fokus tanpa merasa bosan.


Materi disampaikan oleh Ustadz Naseh Nasrulloh, M.Pd. Gr. dengan gaya pembawaan yang ringan namun penuh makna. Dari yang awalnya merasa tegang, perlahan peserta mulai berani mencoba, bertanya, bahkan aktif mengikuti praktik bersama. Suasana belajar terasa lebih hidup karena peserta benar-benar dilibatkan dalam setiap sesi kegiatan.


“Belajar Serius, Tapi Vibes-nya Tetap Asik!”


Kegiatan dimulai dengan pengenalan pentingnya pemulasaran jenazah dalam kehidupan bermasyarakat. Pemateri menjelaskan bahwa ilmu ini bukan hanya untuk dipelajari di kelas, tetapi menjadi bekal penting ketika hidup berdampingan di tengah masyarakat. Penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami membuat peserta semakin penasaran mengikuti materi hingga akhir.


Setelah penyampaian materi, peserta langsung mengikuti sesi praktik yang menjadi bagian paling menarik dalam kegiatan ini. Mulai dari tata cara memandikan jenazah, mengafani, hingga penjelasan sholat jenazah dilakukan dengan penuh ketelitian namun tetap santai. Banyak siswa terlihat antusias mencoba dan aktif bertanya tentang langkah-langkah yang benar dalam proses pemulasaran jenazah.


Suasana semakin pecah saat sesi tanya jawab dan doorprize dimulai. Para peserta berlomba menjawab pertanyaan dari pemateri demi mendapatkan hadiah menarik. Gelak tawa, semangat, dan antusiasme peserta membuat kegiatan terasa jauh dari kata membosankan. Pembelajaran yang biasanya dianggap berat justru berubah menjadi pengalaman seru dan berkesan.


“Karena Ilmu yang Keren Itu Ilmu yang Bisa Dipakai!”


EFS Day 4 menjadi bukti bahwa belajar agama tidak harus selalu kaku dan monoton. Dengan konsep praktik langsung, interaktif, dan penuh pengalaman nyata, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga belajar tentang kepedulian, keberanian, dan kesiapan menghadapi kehidupan sosial di masyarakat.


Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu memahami pentingnya membantu sesama serta memiliki bekal ilmu yang benar-benar bermanfaat dalam kehidupan nyata. Karena pada akhirnya, ilmu terbaik bukan hanya yang ramai di media sosial, tetapi ilmu yang bisa diamalkan, membantu orang lain, dan menjadi manfaat untuk lingkungan sekitar.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Ok, Go it!