![]() |
| Doc. Tangho's Journalist |
Bulan Ramadhan adalah bulan yang dimuliakan dalam Islam. Begitu istimewanya bahkan selalu dinantikan sebagian besar umat muslim didunia
Untuk itu, sebagai umat muslim tentu harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan memaksimalkan ibadah didalamnya, sebab di sepuluh hari pertama Ramadhan adalah masa turunnya rahmat Allah secara luas.
Rahmat berarti kasih sayang, kelembutan, dan perhatian Allah kepada hamba-Nya. Pada fase ini, Allah memudahkan jalan kebaikan, melipatgandakan pahala, dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin mendekat kepada-Nya.
Pada tanggal 17 Ramadhan, umat muslim memperingati turunnya Al-Qur'an yang mulia.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ
فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an
sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu
serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).
Ramadhan pun bulan yang penuh dengan maghfiroh. Maghfiroh merupakan ampunan, dan tertutupnya aib serta menjaga dari dampak buruk dosa. Maka, kita dianjurkan untuk :
1. Memperbanyak istighfar
- Memperbaiki
hubungan dengan Allah
- Meminta
maaf kepada sesama
- Mengingat-ingat kebiasaan buruk
Sedangkan sepuluh hari terakhir adalah fase Merdeka dan bebas dari api neraka. Pembebasan ini berarti keselamatan yang hakiki, yakni diampuni, serta diselamatkan dari azab di akhirat.
Inilah puncak
perjalanan Ramadhan. Setelah mendapatkan rahmat dan ampunan, seorang hamba
berharap memperoleh keselamatan yang abadi, yaitu surga.
